Hai semua,, disini saya akan
kembali berkarya. Yah,, walaupun karya saya gak profesional, tapi setidaknya
saya sudah bisa menuangkan inspirasi
yang ada dihati dan fikiran saya. Inspirasi ini saya dapatkan setelah saya
membuka akun jering sosial saya dan mencoba melihat-lihat apa sih pengalaman
dari teman saya.
Cintaku
hanya setengah hati
Kala
itu aku sebagai anak murit kelas 3 SMA yang tengah dilanda yang namnya galau,
iah lah.. bagaimana gak galau kalau aku udah jomblo selama 8 bulan, tak terasa
sudah selama itu aku gak punya pacar, mungkin karna banyaknya teman dan
kegiatanku selama kelas 3 yang membuat aku melupakan soal asmara.
Namun
yang namanya anak remaja pasti bosan dengan hal hal yang sering dilakukan tiap
hari, kini aku mulai mencoba membuka hati untuk siapapun yang ingin
menggantikan si mantanku menjadi kekasih barukan. Mungkin bisa dibilang cukup
banyak yang ingin menjadi pacarku dan akupun baru menyadari hal itu setelah aku
mencoba menanggapi semua SMS yang masuk dalam ponsel pribadiku.
Diantara
cowok-cowok yang mencoba masuk kedalam hatiku, aku berusa mencobanya satu
persatu dengan mau diajak jalan, SMS-an atau ketemuan dicaffe.hal itu sengaja
aku lakukan untuk mengetahui lebih banyak tentang cowok-cowok itu, namun
diantara semua cowok yang berusaha mendekatiku aku tertarik dengan dua cowok
yang menurutku.. lumayan lah
Aku
menjalani hari-hariku dengan kedua cowok. Cowok yang pertama dia oranganya
bawel,royal, pengertian, sabar,asik tapi sayang dia masih kekanak-kanakan. Nah
cowok yang kedua dia baik,dewasa,perhatian tapi sayangnya dia cuek dan agak
garing sih. Aku mengerti mungkin aku tak mampu menerima kekurangannya karena
aku masih punya rasa sama mantanku.
Hari-demi
hari terus berlalu, namun sebuah keputusan belum dapat ku ambil, aku hanya bisa
berdiri dn diam ditempat tanpa mengambil keputusan yang pasti, namun
dihari-hariku datanglah sosok lelaki lain yang menurut saya dia gokil dan
tampan, saya memperhatikanya walaupun dia tak pernah tau mengenai hal itu namun
saya terus memberi respon dengan cara saya sendiri, namun tetap saja dia tak
tau. Hingga akhirnya saya membuka jejaring sosialnya dan sya temukan status nya
telah “BERPACARAN” sempat hancur hati ini namun saya tau ini bukan lah cinta.
Namun ini hanya rasa kagum semata.
“Tuhan
ku tau ini yang terbaik untuku, dan ku
mohon tunjukanlah jalan buatku agar aku tak salah menentukan pilihan ”
Dan
aku tau aku tak bisa memilih salah satu dari mereka karna cintaku padanya hanya
separuh hati.
No comments:
Post a Comment